Archive for January, 2008

Schadenfreude

Posted by adhiaxa January 30

Schadenfreude, dari bahasa Jerman Schaden dan Freude yang berarti kerusakan(damage) dan kesenangan(joy). Di Indonesia dikenal dengan istilah ‘bahagia di atas penderitaan orang lain’, keadaan psikologi yang dianggap sebagai sisi buruk tapi merupakan human nature yang dimiliki manusia dengan kadar yang berbeda-beda

Tapi ternyata, lebih dari itu. Di sini disebutkan bahwa schadenfreude dapat ditangkap pada scan otak, dijelaskan bahwa melihat penderitaan / kegagalan / ketidakberuntungan orang lain mengaktifkan bagian otak yang disebut dorsal striatum, thus yang menimbulkan semacam sensasi kepuasan.

Dan kepuasan yang sama, seperti sedang melanda seluruh media dan publik negeri ini. Artis yang bercerai, artis yang dilecehkan, artis yang terjerat narkoba, artis yang…. Ah, negeri ini memang sangat mencintai artis-artisnya :). Atau ambil contoh yang bukan artis, mantan penguasa yang meninggal dunia, yang kini seluruh media meliput masa lalunya, dosa, jasa, hingga merembet ke urusan keluarganya dan keluarga keluarganya. Berapa sih dari kita yang menonton yang prihatin? Bandingkan juga dengan jumlah yang mengamini itu sebagai ‘hukuman’ yang adil.

Atau memang itu hukuman yang adil ya?

*postingan terakhir sebelum meninggalkan Duri, Riau*

No Comments »

Adil

Posted by adhiaxa January 29

Setiap orang yang pernah kehilangan seseorang menginginkan balas dendam, bahkan pada Tuhan jika tak mereka tak menemukan orang lain untuk disalahkan. Tapi di Afrika, suku Ku percaya bahwa satu-satunya cara mengakhiri kesedihan adalah dengan menyelamatkan nyawa.

Jika ada seseorang yang dibunuh, masa setahun berkabung diakhiri dengan ritual yang disebut Pengadilan Penenggelaman. Pesta semalam suntuk diadakan di pinggir sungai. Saat fajar, si pembunuh dinaikkan ke atas perahu, diikat supaya tidak bisa berenang, dan perahu ditenggelamkan.

Keluarga korban yang dibunuh harus memilih, mereka bisa membiarkannya tenggelam atau menyelamatkannya. Suku Ku percaya bahwa jika keluarga itu membiarkan si pembunuh tenggelam maka mereka telah mendapatkan keadilan tapi sisa hidup mereka dihabiskan dalam kedukaan. Tapi jika mereka menyelamatkannya, jika mereka mengakui bahwa hidup tidaklah selalu adil… tindakan itu dapat menghilangkan penderitaan mereka. (diterjemahkan dari sini)

~Silvia Broome - The Interpreter

Pilihannya ada pada diri masing-masing.
Tapi ketika kapal itu kini sudah tenggelam, bersama si pembunuh di dalamnya.
Apa itu berarti kita harus menghabiskan sisa umur dalam duka ?

Ketika kapal tenggelam tak sanggup kita cegah,
apakah maaf juga terlalu susah untuk diberikan ?

Dan hidup memang tidaklah selalu adil,
jadi biarkan pengadilan setelah kehidupan yang menghakimi.
bukankah yang pergi tak akan kembali ?

*turut mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya mantan presiden Suharto*

No Comments »

Apa Adanya

Posted by adhiaxa January 26

MagrittePipe

Ceci n’est pas une pipe, yang dalam bahasa inggris berarti ‘this is not a pipe‘ adalah lukisan buatan pelukis surrealist asal Belgia, René Magritte. Magritte terkenal karena caranya meletakkan objek-objek dalam karya-karyanya yang tidak biasa, yang membuat orang bertanya-tanya kenapa dibuat seperti itu, seperti juga karyanya yang ditampilkan pada gambar di atas.

Tapi kalo ini bukan pipa, lalu ini apa? Ada tulisan menarik yang ditulis Michael Foucalt tentang lukisan ini.

Padahal Magritte sendiri tentang karya-karyanya mengatakan bahwa

My painting is visible images which conceal nothing; they evoke mystery and, indeed, when one sees one of my pictures, one asks oneself this simple question, ‘What does that mean?’. It does not mean anything, because mystery means nothing either, it is unknowable

Kadang-kadang, sesuatu cukup dilihat “as is”, tanpa mencari-cari “makna dibalik” walaupun beberapa dari kita kadang lebih suka menciptakan itu untuk diri mereka sendiri. Prasangka. Alasan. Motif.

Apa memang begitu sulit untuk melihat sesuatu dengan apa adanya ya?

So hunn, when I say that I love you,
should I mention the reasons ?
Can we just live with the fact that I love you very much?

Dan Magritte benar, itu bukan pipa, itu gambar sebuah pipa.

*gambar diambil dari wikipedia*

No Comments »